Tanjungpinang, mejaredaksi – Jalan Sri Andana di Batu 8, Tanjungpinang, kembali dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Sampah-sampah yang didominasi plastik tersebut tampak berserakan hingga ke badan jalan, ditiup angin dan mencemari pemandangan kota.
Ketua setempat, RT 001 RW 003, Eko, menyayangkan kebiasaan buruk sebagian warga yang masih menjadikan pinggir jalan sebagai tempat buang sampah, meskipun dua titik tempat pembuangan resmi telah disediakan di sekitar lokasi.
“Dulu sudah dipasang plang larangan, tapi sekarang sudah tidak ada. Bahkan kami pasang CCTV di dekat pasar, tapi masyarakat buangnya agak jauh dari jangkauan kamera,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).
Ia menyebut tumpukan sampah sempat dibersihkan pada Sabtu, namun hanya berselang sehari, kondisinya kembali kotor. Ia pun telah berkoordinasi dengan Lurah Batu 9 untuk menempatkan kontainer sampah demi mengurangi pembuangan sembarangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang, Ahmad Yani, menegaskan bahwa penegakan sanksi terhadap pelanggar merupakan wewenang Satpol PP.
“DLH tidak melakukan penindakan. Itu tugas Satpol,” katanya.
Namun, Yani tetap mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya demi menjaga keindahan wajah kota.
“Buanglah sampah di tempat yang sudah disediakan agar memudahkan petugas kebersihan mengangkutnya,” tutupnya.






