
Tanjungpinang, MR – Setelah lebih dua tahun, akhirnya proyek Gurindam 12 (G-12) yang memakan anggaran hampir setengah triliun rupiah selesai di kerjakan pada tahun 2020. Selesainya proyek G-12 yang merupakan cikal bakal jalan lingkar di Kota Tanjungpinang tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Marga dinas pekerjaan umum (PU) Kepri, Rodi Yantari kepada wartawan di lokasi proyek, tepi laut Tanjungpinang, Rabu (30/12/2020).
Rodi mengatakan, serah terima sementara atau PHO (Provisional Hand Over) proyek telah dilakukan pihak PT. Guna Karya Nusantara selaku kontraktor kepada dinas PU Kepri dengan pekerjaan seratus persen.
“PHO sudah dilakukan dengan pekerjaan seratus persen, namun keseluruhan proyek belum selesai dari perencanaan awal, karena ada pemotongan anggaran pada tahun 2018 dan 2019 lalu” Ujar Rodi.
Kepala Bidang Bina Marga di dinas PU Kepri tersebut mengatakan proyek yang sudah berjalan selama 2 tahun 3 bulan itu sebelumnya dianggarkan senilai Rp 487 Miliar.
“Nilai awal proyek sebesar Rp 487 miliar, tahun 2018 dan 2019 dipotong Rp 60 milliar, dan syukur alhamdulillah tahun 2020 tidak ada pemotongan, sehingga kita bisa mengerjakan secara maksimal,” Katanya.
Rodi menambahkan, proyek G-12 tersebut akan kembali dilanjutkan pada 2021 dengan anggaran senilai Rp 30 millar.
“Anggaran Rp 30 Miliar itu akan digunakan untuk menyelesaikan jalan lingkar yang ada di proyek G12 sepanjang 2,8 KM seperti semenisasi jalan tanah dan pengaspalan, serta sejumah fasilitas pendukung lainnya,’ Tambah Rodi.
Kemudian, kata dia jembatan yang ada diproyek itu sebenarnya sudah bisa dilalui oleh masyarakat untuk digunakan. Namun, mengingat kondisi jalan menuju jembatan masih tanah dan belum diaspal, maka ditunda.
“Saya takutnya kotor nanti, tapi kalau pimpinan mengarahkan untuk dibuka, ya kita buka,” kata dia.
“Untuk Malam Tahun Baru Zona A1 (depan Gedung Daerah sampai depan Kantor Marinir) kita buka untuk masyarakat,” jelasnya.
Kedepan lakosi Zona A1 yang sudah selesai dibangun tersebut akan diprioritaskan sebagai tempat kuliner. Kemudian, akan ada podium untuk masyarakat melihat sunset pada sore hari, dan menjadi ikon baru kota Tanjungpinang.red








