ST Kapolri Terbit, Promosi dan Demosi Warnai Rotasi Jabatan Polri

Jakarta, mejaredaksi – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menggulirkan penyegaran organisasi dengan merotasi puluhan pejabat strategis pada Februari 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.

Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergeseran jabatan, melainkan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia untuk menjaga soliditas dan profesionalisme institusi.

“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Dalam telegram tersebut, tercatat 54 personel mengalami perubahan jabatan. Rinciannya, tiga personel masuk kategori evaluasi/demosi diantaranya Kapolres Bima, NTB, Kapolres Sleman, Yogyakarta dan Kapolres bungo, Jambi. sementara  44 personel memperoleh promosi maupun pergeseran setara (flat), serta tujuh personel memasuki masa purna tugas.

Pada kategori evaluasi, sejumlah kapolres dan kapolresta mengalami pergeseran jabatan. Sementara itu, posisi yang ditinggalkan langsung diisi pejabat baru guna menjaga kesinambungan kepemimpinan di tingkat kewilayahan.

Di tingkat Mabes Polri, dua pejabat mendapat kepercayaan pada posisi strategis, termasuk jabatan Kakortastipidkor dan Kapuslitbang. Di wilayah, jabatan Wakapolda Kalimantan Utara turut mengalami pergantian.

Rotasi juga menyentuh berbagai level kepangkatan, mulai dari Irjen Pol, Brigjen Pol, hingga Kombes Pol dan AKBP. Pergeseran ini mencerminkan kebutuhan organisasi untuk menempatkan personel sesuai kompetensi dan tantangan tugas.

Menurut Johnny, seluruh proses dilakukan secara objektif dan berbasis kebutuhan institusi. Ia berharap para pejabat yang menerima amanah baru segera beradaptasi dan menjaga integritas.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” tegasnya.

Dengan rotasi ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *