
Jakarta, MR – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad ingin sesegera mungkin bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo sebagai tindak lanjut dari pertemuannya dengan para Menteri terkait dinamika pembangunan di Kepri yang perlu tindakan cepat.
Secara resmi Gubernur Ansar akan segera menyurati Presiden agar dijadwalkan rencana pertemuannya. Namun sebelum melayangkan surat, Gubernur sudah terlebih dahulu bertemu dengan Staf Khusus Kepresidenan Jenderal (Purn.) Moeldoko di kantornya di Jakarta, Rabu (25/8/2021).
“Bagaimanapun caranya kita ingin agar segera bisa berrtemu dengan Bapak Presiden. Banyak sekali hal yang ingin kita sampaikan kepada Bapak Presiden terkait dinamika pembangunan di Kepulauan Riau,” kata Ansar.
Diakui Ansar, akibat pandemi yang berkepanjangan banyak sekali pekerjaan rumah di Kepri yang harus segera digesa penyelesaiannya. Terutama menyangkut pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan program-program strategis lainnya.
“Kita ini kan wakil Pemerintah pusat yang berada di daerah. Sehingga, tentu saja apapun kita laporkan ke Pemerintah pusat. Tujuannya agar apa yang kita akan lakukan bisa padu dengan apa yang direncanakan pusat. Dan kita perlu untuk bertemu Presiden terkait hal ini,” katanya.
Mantan anggota DPR RI ini pun menegaskan bahwa upayanya ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Kepri dalam mewujudkan pembangunan di daerah.
“Sejumlah Menteri sudah kita temui. Rasanya gak lengkap kita kalau belum bertemu Presiden. Dan hari ini kita sudah bertemu dengam staf khusus Kepresidenan, bapak Moeldoko. Selanjutnya, secara resmi kita akan menyurati presiden untuk agar diatur jadwal pertemuannya,” ujar Ansar.
Sebelumnya, Gubernur Ansar beserta rombongan Pemprov Kepri dalam mewujudkan visiya yakni ‘terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing dan berbudaya’, dalam sehari mendatangi 4 kantor kementerian sekaligus.
Kantor kementerian yang didatangi Gubernur dalam kesempatan ini adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kemenko Perekonomian dan Bappenas, serta ke PT.Sarana Multy Infrastruktur/SMI (Persero) yang merupakan lembaga penyandang dana pembangunan infrastruktur Pemerintahan dengan sistem pinjaman lunak.
Kunjungan Gubernur dan rombongan pun disambut sangat baik oleh Pemerintah pusat, terbukti disambut langaung oleh para Menteri terkait. Seperti di Kemenkes disambut oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, di Kemenhub RI diterima oleh Menteri Kesehatan Budi Karya Sumadi, di Kemenko Perekonomian disambut Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan di Bappenas disambut Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.
Bahkan sebelum bertemu para menteri tersebut, Ansar terlebih dahulu menyempatkan diri bertemu direktur utama PT SMI (Persero) Edwin Syahruzad, lengkap dengan jajaran direksinya. Tidak hanya sampai disitu, Ansar juga betemu dengan Staf Khusus Menteri Marves Marsetio.
“Tujuan kita menemui para Menteri tersebut membawa misi pembangunan di Kepri, dan alhamdulillah disambut sangat baik. Bahkan terkait beberapa kegiatan yang sudah kita lakukan, mereka memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepri,” kata Ansar.
Kantor Kementerian terakhir yang dikunjungi Gubernur beserta rombongan dalam kesempatan ini adalah kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Disini Gubernur menyampaiakan progres rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan. Jembatan ini sudah menjadi program kerja nasional dan masyarakat Kepri sangat menantikan realisasinya.
Kepada Menteri Bappenas Suharso Monoarfa, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melaporkan terkait kesiapan Pemprov Kepri dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang terkait dengan rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan. Dalam hal ini tentu saja yang dimaksud adalah Pemkab Bintan dan Pemko Batam.
“Pihak BP Batam beberapa waktu yang lalu sudah menghibahkan lahannya. Dan Pemprov Kepri juga sudah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan, khususnya untuk lahan di kawasan Bintan yang memang perlu dibebaskan,” katanya.
Gubernur sangat yakin, cepat atau lambat jembatan ini akan segera terealisasi dan akan menjadi new engine-nya perekonomian Kepri kedepannya.
“Pemerintah Provinsi Kepri akan terus menggesa terwujudnya jembatan Batam-Bintan ini. Dan kami mohon bantuan doa dari seluruh masyarakat Kepri, agar cita-cita besar kita ini dimudahkan prosesnya, cepat selesai dan segera bisa dirasakan manfaatnya,” pintanya.
Tidak selesai hanya bertemu Menteri Bappenas. Untuk tindak-lanjut pengerjaan secara teknis jembatan Batam-Bintan , hari ini, Rabu (25/8) Gubernur dan rombongan memantapkannya dengan nertemu Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR RI.
“Setelah pertemuan kita dengan para Menteri ini. Selanjutnya kita akan menyurati Presiden. Kita minta waktu Presiden untuk bertemu,” pungkasnya. Red












