
Tanjungpinang, mejaredaksi – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto menyelenggarakan kegiatan Jumat Curhat di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (2/2/2024).
Dalam kunjungannya, Wakapolri terlibat dalam dialog langsung dengan masyarakat setempat untuk mendengar dan menyelesaikan berbagai keluhan yang mereka hadapi.
Sebelum memulai sesi Jumat Curhat, Wakapolri memulai kunjungannya dengan melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. Tak lupa, ia juga melakukan ziarah ke makam-makam para raja yang bersejarah di pulau tersebut.
Wakapolri menerima beragam keluhan dari masyarakat Pulau Penyengat. Isu-isu seperti ketersediaan air bersih, kebutuhan akan Pertamini untuk mengatasi masalah bahan bakar minyak (BBM) solar, serta aspirasi warga untuk mendirikan Tugu Bahasa.
“Ada beberapa masukan, seperti Tugu Bahasa. Pulau Penyengat ini merupakan tempat kunjungan wisata. Maka, kita Polri akan terus mendorong,” ujar Komjen Agus Andrianto
Wakapolri berharap tempat wisata religi di Pulau Penyengat dapat terus berkembang pesat. Polri, katanya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Semnatara Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, menjelaskan bahwa kehadiran Wakapolri ini bertujuan untuk mengamati secara langsung kondisi masyarakat Tanjungpinang, khususnya di Pulau Penyengat.
“Jumat Curhat merupakan program dari Kapolri yang teknisnya dijalankan oleh Kapolresta serta Polsek-polsek. Tadi ada masukan dari masyarakat terkait penyediaan air bersih saat musim kemarau. Sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah,” tambahnya.
Usai sesi Jumat Curhat, Wakapolri juga menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako untuk warga Kota Tanjungpinang, terutama yang berada di Pulau Penyengat.
Penulis: Ismail
Editor: Panca






