Yusril Ihza Mahendra Ajak Warga Kepri Jaga Identitas Melayu dan Nilai Islam

Lingga, mejaredaksi – Ribuan warga memadati Lapangan Hang Tuah, Kabupaten Lingga, Senin (27/10/2025) malam, mengikuti Tabligh Akbar bertema “Membentuk Generasi Bangsa yang Beriman, Bertaqwa, dan Berdaya Saing.”

Acara tersebut dihadiri Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura. Penceramah kondang Ustaz Abdil Muhadir Ritonga menjadi pengisi tausiyah, yang disambut antusias ribuan jamaah.

Selain pengajian akbar, Pemprov Kepri juga menyerahkan bantuan sosial mencapai puluhan miliar rupiah kepada masyarakat Lingga.

Bantuan tersebut meliputi hibah rumah ibadah untuk 33 masjid dan gereja senilai Rp2,41 miliar, insentif guru PAUD dan TPQ, beasiswa mahasiswa, transportasi laut siswa, BPJS Ketenagakerjaan bagi 11.000 petani dan nelayan, serta subsidi margin nol persen bagi pelaku UMKM.

Turut hadir Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Lingga Muhammad Nizar, Forkopimda Kepri, dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyebut Kepri terus mencatatkan capaian positif.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan II tahun 2025 mencapai 7,14 persen, tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional. Angka kemiskinan turun menjadi 4,44 persen, terendah di Sumatera,” ujarnya.

Ansar juga mengapresiasi kehadiran Menko Yusril yang dinilainya membawa semangat baru bagi masyarakat Kepri.

Sementara itu, Menko Yusril Ihza Mahendra dalam tausiyah kebangsaannya berpesan agar masyarakat Kepri menjaga identitas Melayu dan nilai-nilai Islam. “Keislaman adalah iman, kemelayuan adalah jati diri. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Yusril menutup tausiyah dengan pesan penting: “Tugas kita memastikan anak-anak mendapat pendidikan yang baik agar bangsa ini semakin maju.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *