
Bintan, MR- 10 santri di Pondok Pesantren Darussilmi, Toapaya Asri, Bintan, Kepri terpapar covid-19. Para santri dketahui terpapar covid setelah keluar hasil swab pada hari jumat (11/9/2020) lalu. Pemeriksaan swab dilakukan pada senin (7/9/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Gama AF. Isnaeni membenarkan penambahan kasus positif Covid 19. 10 santri Pondok Pesantren yang dinyatakan positif Covid berumur 12-15 tahun.
“Semuanya merupakan santri perempuan. Para santri termasuk dalam kasus positif tidak bergejala, sehingga mereka hanya dilakukan karantina terpusat di rumah Singgah RSUD Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang” jelas Dr Gama, Minggu (13/9/2020).
Untuk memutus penyebaran, Dinas Kesehatan setempat telah melakukan tracing kontak terhadap 50 orang santri lainnya. Gama menduga, penyebaran Covid 19 di Ponpes itu usai kegiatan pertemuan antara orang tua dan para santri yang dilakukan diluar pondok beberapa hari lalu.
“Kami menduga penularan Covid-19 dari acara kumpul-kumpul tersebut,” ujarnya.
Sementara Imran Abdul Rosyid, pimpinan pondok pesantren Darussilmi juga membenarkan anak asuhnya terpapar covid-19. Para santri yang terpapar merupakan santri perempuan di jenjang pendidikan tingakat SMP dan SMA.
“Dari data yang kami terima siswa yang terpapar ini ada yang kelas 1 SMP, kelas 2 SMP dan kelas 1 SMA” ujar Imran saat ditemuai di pondok pesantren, Minggu (13/9/2020).
Pengurus pondok pesantren kini membatasi jam belajar tatap muka serta memisahkan proses belajar antara santri yang sudah menjalani swab dan hasilnya negatif dengan santri yang belum di swab.
“Proses belajar kini dikurangi, tetap ada proses belajar tapi sedikit sekali, hanya untuk mengisi kekosongan waktu mereka” terang pimpinan Pesantren tersebut.Red









