Tanjungpinang, mejaredaksi – Aksi balap liar di Tanjungpinang rupanya tak lagi memilih waktu sepi. Puluhan remaja nekat memacu motor bising mereka di kawasan Dompak pada sore hari, saat aktivitas masyarakat masih ramai. Hasilnya? Sebanyak 40 sepeda motor langsung disapu bersih oleh petugas dalam operasi mendadak, Minggu (30/11/2025).
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Wery Wilson Marbun, mengatakan para pelaku seakan tak menghiraukan keselamatan pengguna jalan lain. Banyak motor yang digunakan juga tidak standar, mulai dari knalpot brong hingga tanpa pelat nomor.
“Mereka ini beraksi saat sore hari di Jalan Dompak. Setelah kita amankan, seluruh pelaku beserta kendaraannya dibawa ke Mapolresta,” ujar Marbun, Senin (1/12/2025).
Penertiban ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Seligi 2025, yang rupanya cukup sukses memberikan efek jera. Total 71 motor balap liar diamankan selama operasi berlangsung.
Seluruh motor yang disita langsung dikenai tilang manual. Para pemilik diwajibkan mengikuti prosedur lengkap, termasuk mengganti sparepart yang tidak sesuai standar.
Sejak operasi dimulai pada 17–30 November, Satlantas Polresta Tanjungpinang telah mengeluarkan 74 surat tilang dan 568 teguran. Pelanggaran yang paling mendominasi adalah tidak memakai helm—mencapai 359 kasus. Disusul pelanggaran sabuk pengaman (83), penggunaan handphone saat berkendara (72), dan melawan arus (42).
Tiga kendaraan ODOL (over dimension over load) juga turut diamankan selama operasi.
Meski operasi Zebra telah berakhir, polisi menegaskan penertiban keamanan lalu lintas tetap menjadi prioritas, termasuk aksi balap liar yang kini makin nekat muncul di jam ramai.






