
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pendaftaran pengguna fuel card, alat pengendali pembelian BBM solar subsidi di Kota Tanjungpinang akan segera dibuka.
Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama PT. Bank KB Bukopin TBK Cabang Tanjungpinang sudah melakukan perjanjian kerja sama terkait penerapan fuel card tersebut, pada Rabu (22/5).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang, Riany mengatakan, sebelum pendaftaran dibuka, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan pembekalan kepada petugas, terkait teknis pendaftaran fuel card.
“Syaratnya tentunya memudahkan masyarakat, pertama ber KTP Tanjungpinang, memiliki kendaraan. Nanti akan dibedakan kendaraan pribadi, dengan angkutan untuk usaha,” kata Riany.
Riany menyampaikan, warga Tanjungpinang pasti sudah mendapatkan informasi terkait fuel card. Sebab, di Kepri sudah ada dua daerah yang menerapkan kartu tersebut untuk pembelian solar.
“Di Kepri kan sudah diberlakukan di Batam dan Bintan. Secara umunya, masyarakat pasti sudah mendapatkan informasi terkait hal ini,” tambahnya.
Menurutnya, di Tanjungpinang terdapat dua instansi yang dapat menjalankan program tersebut. Yakni, Disperdagin dan Dishub
Secara teknis, Dishub berurusan dengan kendaraan yang akan didaftarkan pengguna fuel card. Sementara Disperdagin, melayani masyarakat dalam penggunaan solar subsidi
“Nanti kita sosialisasikan ke masyarakat. Untuk berapa liter per hari, itu wewenang Dishub karena meraka yang mengetahui volume setiap kendaraan,” tambahnya.
Riany mengakui, belum mengetahui secara pasti kapal fuel card akan diterapkan. Yang jelas, Bukopin akan mencetak kartu fuel card selama satu bulan, setelah pendaftaran ditutup.
“Karena sifatnya urgent akan kita sesegerakan. Kita menunggu Bukopin, kapan siapanya,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






