Tanjungpinang, mejaredaksi – Penerbangan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta terpaksa ditunda akibat kerusakan pada ban depan pesawat.
Insiden ban lepas, terjadi usai pesawat Boeing 737 dengan nomor penerbangan GA 288 tersebut mendarat di RHF, Rabu (16/4/2025) pukul 08.35 WIB.
Meski sempat mengalami kendala teknis, sebanyak 163 penumpang yang tiba di Tanjungpinang dinyatakan selamat dan dalam kondisi aman.
“Penumpang mendarat dengan selamat, tidak ada keterlambatan saat kedatangan,” ujar Pejabat pengganti sementara GM Bandara RHF, Zaini Ahmad.
Pesawat tersebut dijadwalkan kembali terbang ke Jakarta pukul 09.20 WIB dengan membawa 106 penumpang. Namun, rencana itu tertunda karena ban depan pesawat diduga copot saat pendaratan.
Pihak Garuda Indonesia masih menunggu suku cadang untuk melakukan perbaikan sebelum pesawat dapat dioperasikan kembali.
“Status kerusakan masih dalam investigasi. Apakah ban lepas atau pecah belum bisa dipastikan,” jelas Zaini.
Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Tanjungpinang, Ikhsan, mengungkapkan sebagian penumpang dialihkan ke penerbangan lain menggunakan Batik Air. Penumpang yang tetap menunggu diberi kompensasi berupa makan siang, cemilan, voucher, dan uang tunai Rp300 ribu.
“Kami utamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Jika penundaan lebih dari 4 jam, kompensasi tambahan akan diberikan sesuai regulasi,” tegas Ikhsan.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






