Tanjungpinang, mejaredaksi – Insiden mencemaskan terjadi di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Rabu (16/4/2025) pagi. Sebuah pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 288 dilaporkan mengalami pecah ban dan lepas pada bagian depan saat mendarat sekitar pukul 08.35 WIB.
Pesawat yang membawa 163 penumpang dari Jakarta itu sempat membuat panik sebagian penumpang. Mereka mengaku merasakan getaran keras saat roda pesawat menyentuh landasan.
“Saat pesawat mendarat, terasa guncangan kuat, lalu kami lihat ada asap di bagian roda,” ungkap Herman, salah satu penumpang.
Ia menduga insiden disebabkan pendaratan pesawat yang kasar oleh pilot.
“Landingya terlalu kasar, lalu seperti rem mendadak,” tambahnya.
Meski begitu, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas bandara sekitar pukul 09.17 WIB. Pihak Bandara RHF memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Pejabat Pengganti Sementara (PGS) General Manajer (GM) Bandara RHF, Zaini Ahmad, membenarkan insiden itu.
“Pesawat saat ini masih berada di apron bandara dan menunggu sparepart dari Batam atau Jakarta untuk perbaikan,” jelasnya.
Zaini menambahkan, kepastian insiden pada bagian ban depan pesawat Garuda Indonesia hingga kini masih dilakukan investigasi.
“Ini belum bisa kita pastikan, karena itu masih diinvestigasi sama teman-teman Garuda. Jadi itu nanti tehnisi Garuda yang memastikan penyebabnya apa,” pungkas Zaini.
Penulis: Ismail | Editor; Andri






