Spesialis Pembobol Rumah Asal Palembang Dibekuk, 2 Ditembak

Empat Pelaku pencurian dan pemberatan saat digiring polisi dari ruang Satreskrim Polres Bintan, Jumaat (27/12).

Bintan, MR- Satreskrim Polres Bintan, Kepri, berhasil membekuk 4 kawanan spesialis pembobol rumah kosong (pencurian dengan pemberatan) yang beraksi di TKP di wilayah Tanjungpinang dan Bintan.

Keempat pelaku masing-masing Aswi Efendi (37), Gusti Randa (28), Juanda (42) dan Defri (31) merupakan warga yang berdomisi di Kota Palembang, Sumatera selatan.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang Melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP AKP Agus Hasanuddin menyampaikan keempat pelaku berhasil diamankan saat hendak melarikan diri ke Kampung halaman melalui Bandara Hang Nadim, pada (26/12/2019 kemaren.

“Keempat pelaku kami tangkap diĀ ruang tunggu Gate 8 A, Bandara Hang Nadim Batam, saat diamankan, masing-masing pelaku memegang tiket pesawat tujuan Plemban” tutur Agus saat jumpa pers, di Mapolres Bintan, Jumat (27/12/2019).

Dua dari empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi karena berusaha kabur setelah diamankan dan dibawa menuju Polres Bintan.

“Dua pelaku Juanda dan Aswin sempat berusaha melarikan diri, terpaksa kami lumpuhkan denganĀ  timah panas di bagian kaki” kata Agus

Sementara barang bukti yang diamakankan berupa uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000, dengan Total Rp 50 juta, sejumlah perhiasan emas dengan total berat 106 gram, 4 unit jam tangan, 6 unit telepon genggam, serta alat untuk melancarkan aksinya berupa kunci serba guna dan balok kayu.

“Untuk kerugian korban dari barang bukti yang berhasil disita, di taksir sekitar Rp 80 juta, namun saat kita masih terus melakukakan pengembangan,” kata Agus.

Membobol Rumah Karena Terlilit Hutang di Kampung Halaman

Salah seorang dari pelaku yaitu Aswin, menuturkan terpaksa melakukan tindak pidana pencurian bersama rekan-rekan satu kampungnya karena kebutuhan ekonomi. Aswin mengaku terlilit banyak hutang di Palembang.

“Hasilnya untuk membayar utang di kampung Palembang, anak saya tiga orang, kebutuhan ekonomi memaksa saya berbuat ini” tutur Aswin, saat akan dibawa ke sel tahanan Polres Bintan.

Aswin juga mengaku baru pertama kali ke pulau Bintan, lantaran diajak oleh rekannya. sebelum beraksi di Bintan, Aswin dan ketiga rekannya juga melakukan aksi yang sama di wilayah Tanjungpinang. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *