ABK KM Pacific II Hilang di Selat Riau, Tim SAR Tanjungpinang Lakukan Pencarian

Bintan, mejaredaksi – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Pacific II dilaporkan hilang setelah diduga jatuh ke laut saat kapal ikan tersebut berlayar di Perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis (11/6/2026).

Korban diketahui bernama Johan, salah satu ABK KM Pasifik II, kapal ikan berkapasitas 60 Gross Ton (GT) yang membawa total 33 kru, terdiri dari 1 nahkoda, 1 Kepala Kamar Mesin (KKM), dan 31 ABK.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada pukul 11.45 WIB dari Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam. Saat kejadian, KM Pacific II diketahui tengah berlayar dari Perairan Lagoi, Bintan menuju Telaga Punggur setelah mengalami kerusakan mesin.

Berdasarkan laporan awak kapal, sekitar pukul 02.00 WIB korban tidak ditemukan berada di atas kapal. Seluruh kru kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban, namun hingga kini Johan belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Tanjung Uban yang terdiri dari empat personel langsung diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi pencarian.

Kepala Unit Siaga SAR Tanjung Uban, Deryan Erlangga Pratama, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel setelah menerima laporan adanya ABK yang hilang di perairan Selat Riau.

“Setelah menerima informasi kejadian, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami juga telah berkoordinasi dengan unsur potensi SAR serta kapal-kapal yang melintas di sekitar area kejadian untuk membantu proses pencarian korban,” ujarnya.

Operasi SAR gabungan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Satpolair Polres Bintan bersama Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam. Hingga Kamis sore, pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.

“Pencarian untuk hari ini masih nihil,” tutup Deryan.