
Tanjungpinang, MR- Setelah menjalani isolasi mandiri dan perawatan selama sepekan, 10 santri pondok pesantren Darussilmi, Toapaya, Bintan dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kesembuhan 10 santri disambut oleh para wali santri beserta pengurus Pondok pesantren di halaman Rumah Singgah, RSUD RAT (Raja Ahmad Tabib) Tanjungpinang, Minggu (20/9/2020).
Pimipinan pondok pesantren Darussilmi, Imram Abdul Rosyid mengatakan, 10 santri sembuh merupakan santri yang terpapar pada gelombang pertama pekan lalu. Sementara masih ada 17 santri serta 2 pengasuh yang kini masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri.
“Alhamdulillah, 10 santri sembuh, nanti 17 santri serta 2 pengasuh yang saat ini diisolasi di pondok akan dikirim ke rumah singgah Ahmad Tabib,” ujar Imran saat menjemput 10 antri di halaman Rumah singah RSUD RAT, Minggu (20/9/2020).
Lebuh lanjut Imran mengatakan, 10 santri nantinya akan menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing sebelum kembali belajar di pondok pesantren.
“Mereka pulang kerumah masing-masing, nanti setelah 14 hari baru masuk lagi ke pondok,”lanjutnya.
Sementara salah seorang santri yang sembuh Putri, mengaku selama menjalani isolasi di rumah singgah RSUD RAT, setiap hari melakukan aktivitas untuk meningkatkan imum tubuh, serta didukung dengan pemberian obat-obatan serta asupan makanan dan gizi oleh tim dokter.
“Setiap pagi kami berjemur, makanan banyak, kemudian sekitar jam 10 pagi dilakukan pengecekan kesehatan. kalau obat-obatan banyak sih, tergantung keluhan, misalnya batuk dikasi obat batuk, pokoknya pelayanan nyaman banget” ujar Putri yang ditemui di halaman RSUD RAT dengan nada gembira.Red






