Mejaredaksi, Tanjungpinang – Sistem Manajemen Rumah Sakit Terintregrasi (SIMETRISS) yang telah diterapkan di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang kini telah ditunjang tanda tangan elektronik (TTE) yang diyakini mempercepat dan mengefisienkan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Penerapan TTE pada aplikasi SIMETRISS RSUD RAT diterapkan sejalan dengan diserahkannya surat pengesahan integrasi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri Hendri Kurniadi kepada Direktur RSUD RAT dr Bambang Utoyo, Selasa (17/6/2025).
Implementasi TTE ini menurut Hendri menjadi tonggak penting dalam upaya Pemprov Kepri mendigitalisasi layanan publik, khususnya di bidang kesehatan, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Proses administrasi, seperti pengisian dan penandatanganan rekam medis dapat dilakukan secara digital, sah secara hukum dan lebih cepat.
“Ini akan berdampak positif pada efisiensi pelayanan kepada masyarakat,” terang Hendri saat penyerahan di Aula Lantai 4 Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.
Untuk diketahui, SIMETRIS dirancang mengintegrasikan berbagai aspek manajemen rumah sakit. Mulai dari administrasi, layanan kesehatan, keuangan, dan operasional dengan tujuan memastikan data dan informasi yang diperlukan tersedia secara real-time dan akurat.
Keberhasilan integrasi SIMETRISS merupakan hasil sinergi antara RSUD RAT, Diskominfo dan BSSN, serta didukung para tenaga kesehatan dan tim admin rumah sakit.
Dari total 4.650 ASN yang telah memiliki TTE di lingkungan Pemprov Kepri, sebanyak 380 pegawai RSUD RAT telah memiliki sertifikat TTE, yang terdiri dari 90 dokter, 255 tenaga kesehatan dan 35 tenaga pendukung.
“Transformasi digital di sektor pelayanan publik, termasuk di bidang kesehatan, merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, aman dan terpercaya,” terang Hendri lagi.
Selain SIMETRISS, Diskominfo Kepri telah berhasil mengintegrasikan sejumlah aplikasi dengan TTE. Di antaranya Sistem Kearsipan Persuratan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), Sistem Pengadaan Elektronik (INA PROC) dan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI).
Pelopor Transformasi Digital Layanan Kesehatan
Sementara itu, Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Bambang Utoyo menyatakan langkah ini menjadikan RSUD RAT sebagai salah satu pelopor transformasi digital layanan kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau.
Hal ini dia katakan sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan pelayanan publik yang modern, efisien dan berbasis teknologi.
TTE dalam SIMETRISS disebut Bambang menjawab tantangan kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat.
“Kebutuhan layanan kesehatan terus meningkat dan RSUD Ahmad Tabib berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam bidang teknologi informasi,” jelas Bambang.
Bambang juga menegaskan pentingnya dukungan dari Diskominfo Kepri dalam penyediaan infrastruktur server yang andal serta perlindungan data pribadi pasien sesuai standar nasional.
“Kami berharap koordinasi dan kerja sama yang kuat dengan Diskominfo Kepri terus berjalan, agar layanan digitalisasi di RSUD Raja Ahmad Tabib semakin optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)






