
Jakarta, MR – Gubernur Ansar Ahmad meminta pengurangan biaya visa on arrival (VOA) di pintu masuk wisatawan luar negeri di Kepulauan Riau.
Usulan ini disampaikan Ansar kepada Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Silmy Karim, di Jakarta, Rabu (1/2/2023).
Dalam pertemuan ini, Ansar menggandeng manajemen Bintan Cakrawala Resort dan Nongsa Point Mariana Batam.
Ansar beralasan, penurunan VoA bagi wisman di pintu masuk mengingat rata-rata lama kunjungan di Kepri tidak lama. Rata-rata tiga sampai tujuh hari.
Kebijakan visa kunjungan sebesar Rp500 selama 30 hari dianggap Ansar masih memberatkan wisatawan mancanegara.
“Kami mengusulkan pengurangan biaya Visa untuk kunjungan wisata yang hanya satu minggu atau tiga hari saja,” ujar Ansar.
Pengurangan biaya VoA ini diyakini Ansar akan lebih menarik minat wisman untuk berlibur ke Kepulauan Riau.
Usulan disampaikan ke Dirjen Imigrasi ini disebut Ansar bukan tanpa sebab. Ansar berambisi mendatangkan 1,2 juta kunjungan wisman di tahun 2023 ini.
Target tersebut diyakini Ansar bisa tercapai karena terjadi kenaikan kunjungan wisman cukup signifikan pada 2022, yakni sebanyak 758.154 kunjungan.
“Untuk mengejar target 1,2 juta kunjungan wisman itu, tentunya sangat dibutuhkan diskresi dari pemerintah pusat,” kata Ansar.
“Maka kami sangat berharap Dirjen Imigrasi bisa mempertimbangkan usulan kami,” lanjutnya.
Minta Disiapkan Proyeksi Kunjungan Wisman 2023
Menanggapi ini, Dirjen Imigrasi Silmy Karim berjanji akan segera membahasnya.
“Dirjen Imigrasi akan selalu mendukung, mempermudah, dan siap memfasilitasi segala hal agar urusan perizinan khususnya visa arival,” kata Silmy.
Ia berjanji akan segera mengeksekusi jika nantinya usulan itu bisa direalisasikan.
Silmy meminta Gubernur Ansar dan pelaku pariwisata di Kepri mempersiapkan proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri di Tahun 2023.
Ini dia sebut sebagai dasar penguat pengambilan kebijakan pengurangan biaya visa on arrival di Kepri.
Sebagaimana diketahui, kunjungan ke Kepri pasca pandemi covid19 mengalami kenaikan cukup signifikan.
Sebelum pandemi 2019, kunjungan wisman ke Kepri mencapai 2.864.795 jiwa.
Angka kunjungan itu menjadikan Kepri masuk daftar tiga besar nasional dengan kunjungan wisman terbanyak.
Penulis / Editor: Andri






