
Tanjungpinang, MR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi rutin TPID yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah.
Endang menyampaikan dari hasil pemaparan Statistik inflasi bulan Juni 2023 lebih rendah dibandingkan inflasi bulan Juni tahun sebelumnya.
Dibulan Juni tahun 2023 inflasi Kota Tanjungpinang berada di angka 0,29% yaitu relatif lebih rendah dibanding inflasi di bulan Juni tahun lalu dan Tanjungpinang berada di posisi ke-4 inflasi terendah dari 90 kota IHK di Indonesia untuk Inflasi year on year.
“Sehingga untuk itu atas nama Pemko Tanjungpinang mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengendalian inflasi atas upaya bersama dalam rangka penanganan inflasi,” ucap Endang.
Lanjut dikatakannya, dari hasil data Bulog dan Dinas Perdagangan menunjukan bahwa untuk stok pangan sampai bulan Agustus masih berada di posisi aman.
Ketersediaan stok pangan masih dalam posisi aman karena masih tersedianya bahan makanan pokok. Dan untuk harga masih dalam keadaan normal.
“Meskipun demikian kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan harga di beberapa komoditi diantaranya bawang merah, cabai merah keriting, cabai hijau, telur ayam ras dan beberapa jenis ikan yang sudah mulai mengalami kenaikan,” lanjutnya.
Dampak El-Nino Menjadi Perhatian TPID
Terkait El-Nino yang mungkin mempengaruhi sebagian besar kota di Indonesia, diharapkan menjadi perhatian bersama. Dimana pengaruh El-Nino di prediksi terjadi di pertengahan sampai akhir Agustus dimana jumlah intensitas turunnya hujan akan berkurang yang mempengaruhi produksi pertanian.
“Sehingga akan berpengaruh pada mobilitas bahan pangan, mengingat bahan pangan untuk masyarakat Tanjungpinang kita datangkan dari luar kota terutama beras dan sayur-sayuran,” terangnya.
Untuk itu Endang berharap terus optimalkan koordinasi dan sinergitas dalam pengendalian inflasi dan ketersediaan bahan pangan. “Terus optimalkan koordinasi dan sinergitas dalam upaya pengendalian inflasi, sehingga pengendalian inflasi dapat dikendalikan,” harapnya.
Rilis/Editor: Rico Barino






