
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Kota Tanjungpinang meningkatkan pengawasan kesehatan bagi penumpang internasional yang tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF). Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus Monkeypox (Mpox), yang belakangan ini menjadi perhatian global.
Kepala Balai Karantina Kesehatan (BKK) Tanjungpinang, Robert Maison Saragih mengatakan, saat ini petugas Balai Karantina Kesehatan telah dilengkapi dan mengaktifkan kembali thermal scanner di pintu kedatangan internasional, baik di pelabuhan maupun bandara.
“Petugas kami siap mengawasi suhu tubuh penumpang menggunakan thermal scanner. Jika ditemukan suhu tubuh di atas 37 derajat, penumpang tersebut akan diperiksa lebih lanjut,” ujar Robert, Selasa (3/9/2024).
Robert mengungkapkan, meskipun ada beberapa penumpang yang terdeteksi memiliki suhu tubuh tinggi, sejauh ini belum ada kasus baru Monkeypox yang ditemukan di wilayah Kepri.
“Kami selalu memantau setiap penumpang dengan teliti, dan telah menyiapkan rumah sakit rujukan di Tanjungpinang dan Lagoi jika diperlukan,” tambahnya.
Meski demikian, Robert memastikan bahwa satu-satunya kasus Monkeypox yang ditemukan di Kepri terjadi di Batam pada tahun 2023 dan bukan merupakan kasus baru.
“Kasus tersebut sudah ditangani, dan pasiennya telah sembuh,” tegas Robert.
Penulis: Ismail | Editor: Andri












