Atap Taman Batu 10 Tanjungpinang Rusak, Warga Khawatir Keselamatan Pengunjung Terancam

Tanjungpinang, mejaredaksi – Kondisi Taman Batu 10 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai memprihatinkan. Bagian atap bangunan utama di taman yang berada di kawasan padat penduduk itu tampak rusak, dengan plafon retak dan material mengelupas di sejumlah titik.

Pantauan di lapangan menunjukkan bagian plafon berdesain hijau-oranye tersebut mulai berlubang di beberapa sisi. Tak hanya itu, tiang penyangga taman juga terlihat kusam dan lapuk akibat faktor cuaca dan usia bangunan.

“Sering saya ke sini buat istirahat, makan bekal, atau nongkrong. Sayang kalau dibiarkan rusak begini. Banyak juga warga yang datang setiap hari,” ujar Wandi, salah satu pengunjung taman, Rabu (12/11/2025).

Wandi menilai, pemerintah daerah perlu segera turun tangan melakukan perawatan agar kerusakan tidak semakin parah. Ia khawatir, jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut bisa membahayakan pengunjung, terutama anak-anak yang sering bermain di area taman.

“Kalau plafonnya jatuh, bahaya juga. Apalagi di sini banyak yang duduk santai sambil pakai wifi gratis,” tambahnya.

Taman Batu 10 yang berlokasi tak jauh dari Pasar Bintan Center itu diketahui dibangun menggunakan dana APBN sebesar Rp4,7 miliar dan diresmikan pada tahun 2016 lalu. Fasilitas publik ini sempat menjadi salah satu ruang terbuka favorit warga karena lokasinya strategis di tengah kota.

Namun kini, kondisi fisik taman tersebut mulai menurun. Warga berharap Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak menutup mata dan segera melakukan perbaikan agar taman kembali menjadi ruang publik yang nyaman dan aman bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *