Awal 2026, Polresta Tanjungpinang Ungkap 16 Kasus Narkotika dan Amankan 18 Tersangka Judul Alternatif:

Tanjungpinang, mejaredaksi – Komitmen pemberantasan narkotika di Kota Tanjungpinang terus diperkuat. Sepanjang 1 Januari hingga Februari 2026, Polresta Tanjungpinang melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap 16 kasus tindak pidana narkotika.

Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 18 orang tersangka diamankan, terdiri dari 17 laki-laki dan 1 perempuan. Seluruhnya diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Tanjungpinang.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Lajun Siado Sianturi, mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif tim di lapangan.

“Selama periode Januari hingga Februari 2026, kami berhasil mengungkap 16 kasus dengan total 18 tersangka. Ini bagian dari komitmen kami untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Tanjungpinang,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (26/02/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa sabu dengan berat bersih 21,56 gram serta 2 butir ekstasi dengan berat total 0,86 gram.

Barang bukti itu diduga siap edar dan berpotensi merusak masyarakat, terutama generasi muda. Apalagi, pengungkapan ini dilakukan menjelang bulan suci Ramadan.

“Kami tidak ingin ada ruang bagi peredaran narkotika, terlebih menjelang Ramadan. Kami akan terus melakukan penindakan tegas,” tegas AKP Lajun.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Ancaman hukuman yang dikenakan berupa pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, serta denda kategori IV hingga kategori VI.

Menutup keterangannya, Kasat Resnarkoba menegaskan komitmen berkelanjutan dalam pemberantasan narkotika.

“Polresta Tanjungpinang akan terus memberantas peredaran narkotika demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di bulan suci Ramadan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *