Berkat Alat Komunikasi, 2 Nelayan Terdampar Di Pulau Berhasil Dievakuasi

Zainudin (Celana merah) dan Alek ( Celana putih) Dua nelayan yang berhasil di evakuasi Tim SAR Gabungan, Senin (13/7/2020) Malam.

Tanjungpinang, MR- Beruntung alat komunikasi berupa telepon genggam yang dibawa salah seorang dari dua nelayan yaitu Zainudin (68) dan Alek (33) warga Kelurahan Tanjung Unggat, Tanjungpinang, berhasil menghubungi Call Center Basarnas (115), saat terdampar di Pulau sore setelah perahu atau pompong mereka dihantam ombak dan angin, Senin (13/7/20) malam.

Ucapan terima kasih dan syukur disampaikan Zainudin saat menceritakan peristiwa Naas tersebut setibanya di dermaga plantar I Tanjungpinang, usai dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

“Terima kasih yang tak terhingga kami bisa diselamatkan, spontanitas, begitu saya Call 115, saya langsung dihubungi dan mereka ambil tindakan hingga saya diselamatkan” ucap Zainudin

Peristiwa paska terombang ambing di laut dan terdampar di pulau Sore menurut Zainudin sangat diluar dugaannya, karena sebelumnya mereka sudah pasrah akan menginap di pantai pulau tersebut hingga keesokan harinya.

“Saya tidak menyangka, sebelumnya kami berpikir malam ini akan tidur di pulau, tapi ternyata bantuan datang, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Tim Basarnas, TNI dan Polair” sambungnya.

Zainudin juga menceritakan mulai dari awal hingga terjadinya kecelakaan laut dihadapan tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Chaidir.

“Saat itu saya dan Alek (33) sedang memancing. Kami pergi dari pagi, kejadiannya petang. Tiba-tiba angin kuat, ombak besar dan hujan, kami terombang-ambing berjam-jam di laut, sampai akhirnya mendekati pulau kami lompat berenang ke pantai” tuturnya.

Sementara Wakapolres Tanjungpinang Kompol Chaidir mengatakan, Proses penyelamatan dan evakuasi terhadap kedua nelayan tersebut dilakukan setelah adanya kontak telepon yang diterima Call Center Basarnas.

“Alhamdulillah yang aktif handphonenya pak Zainudin, pak Zainudin menelepon Call Center Basarnas pusat di Nomor 115, kemudian informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Tanjungpinang, kemudian Tim Basarnas menghubungi Komandan Pos TNI AL dan Kasat Polair, bersama-sama tim untuk acara kemanusiaan yaitu evakuasi” kata Wakapolres.

Wakapolres juga menambahkan, perahu atau pompong nelayan tersebut saat ini sudah diamankan oleh Tim SAR gabungan dan nelayan setempat di sekitar pulau Sore.

“Pompong tersebut, kalau tidak ada halangan besok Tim SAR gabungan ke TKP lagi, akan kami evakuasi sehingga pak Zainudin dan pak Alek bisa menggunakan kembali sebagai nelayan” Tambahnya.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *