BMKG: Tanjungpinang Masih Berpotensi Hujan di Tengah El Nino

Tanjungpinang,mejaredaksi – Kota Tanjungpinang masih berpotensi diguyur hujan meski fenomena El Nino saat ini berada dalam kategori sangat kuat.

Kepala Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, mengatakan potensi hujan masih terjadi karena kondisi cuaca di setiap wilayah dapat merespons fenomena global secara berbeda.

“Untuk tiga hari terakhir ini memang berpotensi terjadi hujan di wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan,” katanya, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, untuk Tanjungpinang terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari, di antaranya Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur.

Meski demikian, ia menjelaskan kondisi hujan di Tanjungpinang tidak selalu sama dengan wilayah lain yang terdampak El Nino. Faktor lokal dan regional turut memengaruhi terbentuknya awan hujan.

“Di kita memang seperti sekarang ada hujannya, walaupun memang ringan. Biasanya respons setiap wilayah terhadap fenomena global itu berbeda,” ujarnya.

Ia mengatakan El Nino yang berada pada kategori sangat kuat memang berpengaruh terhadap kondisi curah hujan di Kepri. Namun, dampaknya tidak sekuat wilayah Indonesia bagian selatan seperti Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Ia menyebut kondisi curah hujan di Tanjungpinang dan Bintan pada Agustus cenderung lebih rendah dibandingkan kondisi normal.

“Kalau di Agustus rata-rata termasuk di Pulau Bintan ini, memang curah hujannya rendah dibandingkan kondisi normalnya,” jelasnya.

Menurut Ahmad, selain pengaruh El Nino, faktor lokal dan regional membuat Tanjungpinang masih memiliki peluang hujan.

“Kita memang cenderung lebih kering, cuma kalau untuk Bintan memang ada faktor lain, faktor lokal dan regional yang bisa menyebabkan masih ada hujan di wilayah kita,” pungkasnya.