
Tanjungpinang, MR – Komunitas Aksi Sosial Peduli Covid-19 (Aspec) Tanjungpinang, mendirikan dapur umum dan akan menyedikan makanan untuk pasien Covid-19 yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) di Kota Tanjungpinang.
Dapur umum gratis tersebut juga bersedia mengantarkan langsung makanan untuk warga Tanuungpinang yang isolasi mandiri, di Kedai Kopi W & W di Jalan Ahmad Yani Kota Tanjungpinang.
Aksi sosial peduli Covid-19 ini, diasosiasi ide dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Tagana, oleh gabungan dari seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nahdlatul Ulama(NU), Banser, Karang Taruma Provinsi, Komunitas Kedai Kopi hingga pengusaha.
Ketua Aspec Covid-19 Tanjungpinang, Isnaini Bayu Wibowo mengatakan bahwa gagasan ini merupakan bentuk kepedulian kepada warga Tanjungpinang yang positif Covid-19 dan melaksanakan isolasi mandiri dirumah masing-masing.
“Warga yang Isoman tentu tidak diperkenankan untuk keluar rumah, maka untuk dapat memenuhi kebutuhannya dalam menjalani isolasi mandiri kita antarkan makanan gratis. Aksi ini hingga tanggal 20 Juli 2021, masa berakhirnya PPKM Darurat,” ujarnya.
Bowo sapaan akrabnya, menyampaikan para relawan akan terlibat didalam dapur umum ini seperti memasak dan mengantar langsung ke alamat rumah masing-masing warga yang melaksanakan Isoman.
“Silahkan hubungi call center kami di nomor 082288645040, supaya kita data berapa banyak dalam satu rumah harus diantar makanan. Begitu juga bagi warga yang ingin mendonasikan juga kami terima,” jelasnya.
Dikesempatan ini, Bowo juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima ratusan pesan warga yang ingin diantarkan makanan. Dikatakan Bowo, pihaknya hanya menjadwalkan pengantaran makanan dari pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Selain makanan pihaknya akan berusaha memenuhi kebituham vitamin.
Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Joko Yuhono menyampaikan ide itu muncul atas dasar kebersamaan yang muncul dari sejumlah elemen masyarakat termasuk pengusaha, Banser, Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat).
“Saat ini Kota Tanjungpinang sedang melaksanakan PPKM Darurat, atas dasar ingin membantu masyarakat yang terpapar dan menjalani Isoman. Ide dasarnya adalah kita ingin bangun kebersamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ungkap Joko.
Menurutnya warga yang isolasi mandiri itu tidak akan bisa pergi beli makanan dan akan berbahaya jika keluar rumah mencari makan.
“Bantuan juga bisa untuk satu keluarga, baik itu ada lima orang dan tujuh orang akan diantar relawan,” pungkasnya. Red






