Tanjungpinang,mejaredaksi – Lari pagi tak hanya soal mengejar garis finis. Di Tanjungpinang, langkah kaki warga nantinya akan dibawa menyusuri jejak sejarah dan kekayaan budaya melalui Heritage Run 5K yang dirangkaikan dengan Pameran Temporer “Jejak Langkah Lintas Zaman Budaya”.
Kegiatan tersebut disiapkan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui UPTD Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) dan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat di Museum SSBA, Selasa (8/9/2026). Sejumlah instansi dan unsur terkait ikut dilibatkan untuk mematangkan konsep pameran hingga pelaksanaan Heritage Run 5K.
Kepala UPTD Museum SSBA Kota Tanjungpinang, Siti Umi Muslimah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan memadukan olahraga, edukasi sejarah dan budaya.
“Melalui Heritage Run 5K dan pameran temporer ini, kita ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik untuk diikuti, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami sejarah serta kekayaan budaya yang dimiliki Kota Tanjungpinang,” ujanya,
Heritage Run 5K akan dimulai dengan senam bersama pada pukul 05.30 WIB, dilanjutkan start lari pada pukul 06.00 WIB.
Setelah itu, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pembukaan pameran pada pukul 08.30 WIB yang ditandai pemotongan pita oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Tak hanya berlari dan melihat koleksi sejarah, peserta juga akan disuguhkan penampilan dari sejumlah sanggar dan paguyuban. Nuansa seni dan budaya akan menjadi bagian dari kegiatan untuk memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat.
Sejumlah pihak turut mendukung kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang, Dewan Kesenian Kota Tanjungpinang, serta Runner Kota Tanjungpinang.
Melalui konsep tersebut, Museum SSBA tidak hanya menjadi tempat menyimpan peninggalan sejarah. Museum juga didorong menjadi ruang pertemuan masyarakat dengan sejarah, seni dan budaya Tanjungpinang melalui kegiatan yang lebih dekat dengan generasi masa kini.






