Tanjungpinang, mejaredaksi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Kepri, mengambil langkah tegas dalam mengatur jalannya debat pasangan calon (paslon) Pilwako Tanjungpinang 2024 dengan membatasi jumlah pendukung yang bisa hadir langsung.
Setiap paslon hanya diperbolehkan membawa 100 pendukung ke acara debat yang akan digelar pada Sabtu, 19 Oktober 2024, di Hotel CK Tanjungpinang.
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan kuota untuk setiap paslon.
“Kami mengalokasikan 100 orang per paslon yang sudah terdaftar. Diluar itu, tidak diperbolehkan masuk,” ujar Faizal pada Jumat (18/10/2024).
Selain pembatasan jumlah, pendukung juga hanya diperbolehkan membawa atribut yang dikenakan di tubuh. Tidak ada alat kampanye seperti bendera atau spanduk yang diizinkan masuk ke ruang debat.
Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara kedua kubu paslon dalam rapat koordinasi sebelumnya.
“Diluar 200 nama yang sudah terdaftar, tidak ada akses masuk bagi pendukung,” tambah Faizal.
Menariknya, KPU juga tidak menyediakan fasilitas nonton bareng di sekitar lokasi debat. Pendukung yang tidak bisa masuk dianjurkan menyaksikan jalannya debat melalui siaran televisi.
Debat Pilwako kali ini akan berlangsung selama tiga jam dengan tema “Mewujudkan Tanjungpinang yang Sejahtera, Berbudaya, Sehat dan Bersih Berbasis Ekonomi Biru sebagai Smart City yang Berkelanjutan.”
Enam segmen debat antara Rahma-Riza dan Lis-Raja akan dipandu oleh tim panelis dari akademisi yang telah merumuskan pertanyaan bagi para paslon.
KPU menjanjikan bahwa pertanyaan debat akan dipublikasikan setelah seluruhnya dikunci oleh tim panelis.
Penulis: Ismail | Editor: Panca












