
Tanjungpinang, mejaredaksi – Akau Potong Lembu Tanjungpinang, Kepulauan Riau, ramai dikunjungi warga setelah kembali dibuka pasca kawasan destinasi wisata kuliner di ibukota Provinsi Kepulauan Riau ini rampung direvitalisasi.
Pengunjung yang datang ke Akau Potong Lembu telah ramai sejak sore ketika akau dibuka.
“Alhamdulillah pengunjung membludak sejak awal dibuka oleh Pak Gubernur Ansar Ahmad,” kata Abdul Gafar, pedagang yang disapa Apo, Senin (25/12/2023) malam.
Rata-rata pengunjung yang datang bersama kawan atau keluarga. Dibukanya kembali Akau Potong Lembu tidak hanya menarik minat warga Tanjungpinang untuk berkunjung, tetapi juga sejumlah wisatawan dari luar kota ini.
Putri salah satunya, pelajar menengah atas asal Kota Batam. Menurutnya, ia sengaja datang ke Akau Potong Lembu karena direkomendasikan oleh sahabatnya.
“Sampai di sini memang asik. Suasananya enak. Makan dan minumannya banyak pilihan. Yang jelas Suasananya khas Tanjungpinang banget,” kata gadis 17 tahun itu.
Putri merekomendasikan wisatawan dari luar Tanjungpinang bahkan luar Kepulauan Riau untuk berkunjung ke Akau Potong Lembu.
“Gak bakalan menyesal,” kata dia.
Hal senada disampaikan Kevin (23). Warga Kota Batam ini mengaku senang dengan wajah baru Akau Potong Lembu.
“Lebih nyaman dan bersih. Kursi dan mejanya juga baru. Saya sebelumnya sudah beberapa kali datang ke sini. Dan kondisi sekarang lebih tertata,” sebutnya.
Kevin dalam kesempatan ini mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang yang telah merevitalisasi Akau Potong Lembu.
“Untuk wisatawan yang datang ke Tanjungpinang harus datang ke sini. Tidak sah ke Tanjungpinang kalau tidak ke Akau Potong Lembu,” sebutnya.
Diakui Pedagang Akan Semakin Menjadi Daya tarik
Wajah baru Akau Potong Lembu diakui Ahmad Gafur kini menjadi daya tarik bagi banyak orang.
“Terbukti sejak dibuka oleh Pak Ansar Ahmad selaku Gubernur Kepri, pengunjung selalu ramai,” katanya.
Revitalisasi Akau Potong Lembu ini disebut Apo, sapaan pedagang aneka masakan seafood ini, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pedagang kaki lima.
“Sudah sekian puluh tahun kami berjualan, baru sekali inilah dapat bantuan. Yang jelas dampaknya sangat positif,” pungkasnya.
Apo menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, dalam hal ini Pemprov Kepri dan Kota Tanjungpinang yang telah merevitalisasi Akau Potong Lembu.
“Semoga dengan wajah baru ini akan memberi dampak baik bagi kami pedagang, juga bagi Kota Tanjungpinang,” tutupnya. (*)
Penulis:/ Editor: Andri






