Tanjungpinang,mejaredaksi – Dinas Kesehatan Kepri mencatat realisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih di bawah target pemerintah.
Hingga akhir Oktober 2026, capaian CKG se-Kepri baru menyentuh 27,9 persen dari target 46 persen.
Kadinkes Kepri, Yosie Susanti mengatakan Kabupaten Bintan tertinggi 43,3 persen, disusul Anambas 40,2 persen, Lingga 38,3 persen, Karimun 28,7 persen, Batam 25,6 persen, dan Natuna 24 persen.
Sementara Kota Tanjungpinang berada di posisi terbawah dengan capaian 23,6 persen.
“Target kita 46 persen, saat ini yang tertinggi Bintan, sedangkan Tanjungpinang masih terendah di angka 23,6 persen,” ungkapnya, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan rendahnya angka di Tanjungpinang bukan karena pelayanan terhenti, melainkan kendala teknis penumpukan data entry dan delay input ke sistem pelaporan pusat.
“Kendalanya berada pada proses penginputan ke sistem sehingga terjadi penyumbatan atau delay input,” jelasnya.
Ia menekankan CKG penting sebagai deteksi dini berbagai penyakit menular maupun tidak menular, termasuk penanganan tuberkulosis.
“Kami imbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, silakan datang ke puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk melakukan cek kesehatan gratis satu kali dalam satu tahun agar penanganan medis bisa dilakukan lebih cepat,” pungkasnya.






