Rapat Paripurna Reses DPRD Kepri Panas, Aziz Martindaz Tagih Jalan dan Pelabuhan Pekajang 

Tanjungpinang,mejaredaksi – Rapat paripurna laporan hasil reses DPRD Kepulauan Riau (Kepri) yang digelar Senin (26/10/2026) berlangsung panas.

Anggota DPRD Kepri Aziz Martindaz meluapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terkait lambatnya perbaikan jalan provinsi dan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Pekajang di Kabupaten Lingga.

Politisi Partai Golkar dari Dapil II Bintan-Lingga itu bahkan melontarkan ancaman keras di tengah forum paripurna.

Ia menegaskan, jika Pelabuhan Pekajang tidak juga tuntas pada tahun depan, dirinya tak segan membalikkan meja sidang.

“Kalau tak selesai tahun depan, saya balikkan meja ini. Betul. Daripada saya dimarahi masyarakat,” tegas Aziz di hadapan praksi-praksi partai saat paripurna.

Ia mengaku malu kepada masyarakat Lingga, kampung halamannya sendiri. Pasalnya, selama dua tahun duduk di DPRD Kepri, belum satu meter pun jalan provinsi di Lingga yang diperbaiki.

Ia membandingkan kondisi Bintan yang sudah bagus infrastrukturnya, sementara Lingga justru tertinggal. Padahal panjang jalan yang menjadi kewenangan provinsi di ibu kota Lingga hanya 12 kilometer.

“Di Lingga, dapil saya, kampung saya lebih bagus saat saya tidak menjadi anggota DPRD Kepri. Ketika saya menjadi anggota DPRD Kepri, satu sentimeter pun tak ada. Malu saya dengan masyarakat saya,” ujarnya.

Menurutnya, saat masih menjadi anggota DPRD Lingga, ia justru lebih banyak memperjuangkan pembangunan jalan. Ia menyayangkan janji OPD terkait yang terus menyebut akan menggunakan dana kementerian, namun tak kunjung terealisasi.

“Saya berharap Pak Gubernur dan OPD terkait itu betul-betul serius menyelesaikan persoalan,” katanya.

Ia juga mendorong Pemprov Kepri untuk melobi pemerintah pusat jika APBD tidak mencukupi, agar pembangunan jalan di Lingga bisa dibiayai melalui APBN.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni belum berhasil diwawancarai. Ditemui wartawan seusai rapat paripurna.