
Tanjungpinang, MR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang berupaya melakukan penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk pengembangan destinasi.
Menurut Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri, keterlibatan Pokdarwis sangat diandalkan mengingat keterbatasan dimiliki pemerintah. Pentingnya Pokdarwis dia sebut sepadan dengan peran swasta, dan pemangku kepentingan.
“Masyarakat adalah unsur penting pemangku kepentingan untuk bersama-sama dengan Pemko, bersinergi melaksanakan dan mendukung pariwisata berkelanjutan di Kota Tanjungpinang,” ucap Nazri, Rabu (22/2/2023).
Nazri menyatakan dukungan masyarakat turut menentukan keberhasilan pengembangan kepariwisataan jangka panjang. Termasuk di dalamnya Pokdarwis.
Dibutuhkan masyarakat yang sadar wisata.
“Masyarakat sebagai pelaku pengembangan potensi pariwisata, sekaligus menjadi penerima manfaat itu sendiri,” sambungnya.
Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Salman menambahkan, saat ini Disbudpar telah membina 18 Pokdarwis yang tersebar di setiap kelurahan.
Keberadaan Pokdarwis dikatakan Salman adalah salah satu langkah efektif untuk pengembangan kepariwisataan Kota Tanjungpinang.
Pokdarwis dapat membuat perencanaan program pengembangan destinasi wisata bersama unsur masyarakat setempat.
Perencanaan diselaraskan dengan program Pemko, kemudian melaksanakan kegiatan itu dengan melihat sisi manfaatnya.
“Perencanaan dan kegiatan ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan warga setempat,” imbuh Salman.
“Disbudpar terus melakukan pembinaan dan mendukung peran Pokdarwis dalam pengembangan destinasi wisata di wilayahnya. Dan tak kalah penting juga keterlibatan dari sektor lainnya seperti UMKM,” tambah Salman.
Penulis / Editor : Andri












