Batam, mejaredaksi – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang menggelar operasi pencarian terhadap seorang pria bernama Nusyirwan (35) yang diduga melompat ke laut dari Jembatan Lima Barelang, Kota Batam, Senin (23/3/2026).
Informasi kejadian diterima pada pukul 11.55 WIB dari Polsek Galang terkait insiden yang dikategorikan sebagai kondisi membahayakan manusia. Berdasarkan keterangan saksi mata, Adi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat dirinya sedang memancing di sekitar lokasi.
“Saya dengar suara seperti benda jatuh ke air. Setelah dilihat, ada orang sudah hanyut terbawa arus,” ungkap Adi.
Di atas jembatan, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, berupa kartu SIM dan satu unit sepeda motor matik yang diduga ditinggalkan sebelum kejadian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Batam langsung dikerahkan. Sebanyak enam personel diberangkatkan pukul 12.10 WIB dengan membawa peralatan lengkap, seperti rubber boat, aquaeye untuk deteksi bawah air, alat komunikasi, serta perlengkapan evakuasi medis.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur.
“Tim SAR gabungan saat ini terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan kondisi cuaca di perairan,” ujarnya.
Operasi SAR hari pertama melibatkan Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, ORARI, serta bantuan nelayan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus memperluas area penyisiran di sekitar perairan Barelang.










