Tanjungpinang, mejaredaksi – Sistem e-ticketing yang diberlakukan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sejak November 2024 ternyata masih belum optimal digunakan oleh calon penumpang. Banyak masyarakat yang masih membeli tiket secara manual di loket, terutama saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Kasi Lala) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Imran, mengakui hal ini. Menurutnya, tingkat antusiasme masyarakat terhadap pembelian tiket melalui aplikasi masih rendah.
“Kalau dilihat di lapangan, masih banyak penumpang yang membeli tiket secara manual. Padahal, e-ticketing sudah diberlakukan sejak November,” ujar Imran, Rabu (25/12/2024).
Melihat rendahnya pemanfaatan aplikasi ini, KSOP Tanjungpinang berencana meminta pihak pengembang aplikasi untuk meningkatkan sosialisasi secara masif. Langkah ini diharapkan dapat memperkenalkan kemudahan pembelian tiket secara online kepada masyarakat luas.
“Kita akan minta aplikator untuk lebih gencar melakukan sosialisasi agar aplikasi ini benar-benar bermanfaat,” tambahnya.
Meski demikian, Imran menyebutkan bahwa antrean penumpang di pelabuhan selama puncak arus Nataru, terutama pada 22 Desember 2024 lalu, masih tergolong kondusif. Hal ini menunjukkan bahwa operasional pelabuhan tetap berjalan lancar meskipun tingkat pemanfaatan e-ticketing masih rendah.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






