Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) akan membangun flyover atau jalan layang di kawasan Simpang Kota Piring. Proyek strategis ini dijadwalkan mulai dibangun pada tahun 2026, dengan anggaran mencapai Rp120 miliar dari APBD Provinsi Kepri.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyebut pembangunan flyover tersebut sangat mendesak untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.
“DED-nya kita kerjakan tahun ini oleh Dinas PU, dengan anggaran Rp1 miliar,” ujar Ansar, Kamis (10/4/2025).
Jalan layang ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan Flyover dilaksankan berkolaborasi dengan Pemko tanjungpinang. Pemprov Kepri akan menanggung pembangunan fisik, sementara Pemko Tanjungpinang bertanggung jawab atas pembebasan lahan.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pihaknya telah meminta camat dan lurah untuk mulai mendiskusikan pembebasan lahan dengan warga terdampak.
“Kami juga akan koordinasi dengan BPN untuk menyesuaikan NJOP. Suka tidak suka, ini harus dipersiapkan,” ujarnya.
Flyover tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Tanjungpinang untuk solusi jangka panjang terhadap kemacetan di simpang Kota Piring.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






