Gubernur Kepri Dorong Penerapan Visa on Arrival untuk Dongkrak Wisata

Bersama Menparekraf Sandiaga Uno, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut Wisman di Lagoi Bintan, awal tahun 2024. Foto: Andri

Tanjungpinang, mejaredaksi -Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad berharap kebijakan visa kunjungan kedatangan (Visa on Arrival/VoA) segera diterapkan tahun ini. Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak signifikan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

“Karakter wisman yang berkunjung ke Kepri berbeda dengan daerah lain, mereka hanya menghabiskan waktu singkat satu hingga tiga hari,” ujar Gubernur Ansar, Rabu (10/7/2024).

Menurut Ansar, kebanyakan wisatawan berasal dari Singapura dan Malaysia yang memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur.

“Karena itu, kita butuh regulasi keimigrasian khusus. Penerapan visa normal memberatkan wisman dengan kunjungan jangka pendek,” kata Ansar.

Untuk kunjungan singkat, membayar visa sebesar 50 dollar atau sekitar Rp100 ribu untuk 30 hari dianggap memberatkan. Oleh sebab itu, Ansar mengusulkan VoA jangka pendek atau short term visa selama tujuh hari.

“Kita berharap kebijakan ini bisa diterapkan tahun ini,” harap Ansar.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, menambahkan, kunjungan wisman pada triwulan pertama baru mencapai 400 ribu, masih jauh dari target 3 juta kunjungan.

“Penerapan short term visa diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar Guntur.

Menparekraf Sandiaga Uno juga mendukung inisiatif ini dan menyatakan kebijakan VoA di Kepri sedang dalam tahap finalisasi.

Menurutnya, VoA akan diberlakukan dengan dua durasi, yaitu 30 hari dengan tarif Rp500 ribu dan tujuh hari dengan tarif Rp100 ribu.

“Kebijakan ini akan segera disahkan melalui Peraturan Presiden,” kata Sandiaga.

Penulis/Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *