
Tanjungpinang, MR – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menilai Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata.
Pulau Dompak yang terletak di Ibukota Provinsi Kepri saat ini dikelilingi titik-titik hutan mangrove, selain itu diujung pulau yang menjadi pusat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri ini memiliki pantai Tanjungsiambang.
“Pemprov Kepri akan membangun Dompak sebagai kawasan wisata yang lengkap dengan berbagai ornamen Melayu. Tentu akan sangat berpotensi untuk pengembangan pariwisata,” ungkap Ansar, belum lama ini.
Kedepannya, diharapkan mantan Bupati Bintan ini Pulau Dompak diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara, ketika berkunjung ke Kota Tanjungpinang.
“Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh, dan ini juga bisa menjadi upaya peningkatan perekonomian Kepri,” ujarnya.
Namun demikian, kata Ansar, penataan kawasan Pulau Dompak sebagai kawasan wisata tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Hal ini dikarenakan terkait anggaran yang dialokasikan dalam APBD Pemprov Kepri, masih difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19 yakni penanganan sosial.
“Dengan adanya refocusing kita belum mendata yang maksimal, semoga ke depan menjadi pembangunan di Dompak bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini di kawasan Pulau Dompak, tengah dibangun berbagai fasilitas penunjang pariwisata. Seperti pembangunan Taman Migas yang didanai dari dana CSR SKK Migas sebesar Rp2 miliar.
Taman yang pembangunannya ditargetkan rampung pada Desember 2021 itu, akan memiliki sejumlah fasilitas seperti arena permainan anak, jogging track, spot foto. Kemudian ada juga, spot foto tanjak, amphitheater, serta lokasi parkir dan toilet.
Di Pulau Dompak juga saat ini tengah berlangsung pembangunan Monumen Tri Matra yang digagas oleh Pangkogabwilhan I. Selain terdapat sejumlah tugu yang saat ini menjadi tempat favorit warga ketika berkunjung, serta ada beragam pilihan kuliner yang bisa memanjakan lidah. Red






