Tanjungpinang, mejaredaksi – Kota Tanjungpinang sempat dibuat geger dengan beredarnya isu penculikan anak melalui pesan berantai di media sosial (WhatsApp) yang membuat resah.
Pesan yang menyebar luas tersebut menyebutkan seorang anak sekolah diculik oleh pelaku dengan ciri-ciri bertubuh kurus, tinggi, dan mengendarai motor Vixion putih. Namun, kepolisian memastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan tidak benar.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Sugiono, menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan yang meresahkan itu.
“Tidak ada indikasi penculikan. Kami telah bertemu langsung dengan keluarga anak yang bersangkutan,” ungkap AKP Sugiono, Jumat (19/8/2025).
Pesan hoaks tersebut juga menyebutkan bahwa anak yang dikabarkan diculik ditemukan dalam kondisi ketakutan dan gemetar di kawasan Jalan Rawasari. AKP Sugiono membantah tegas klaim tersebut, memastikan bahwa kabar tersebut tidak berdasar.
“Kami langsung melakukan penyelidikan dan hasilnya tidak ada kejadian penculikan di Tanjungpinang. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya,” tegasnya.
AKP Sugiono juga berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dan selalu memverifikasi informasi yang diterima, terutama yang disebarkan melalui media sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
“Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu Kamtibmas, silakan langsung hubungi kami,” pungkasnya.






