Tanjungpinang,mejaredaksi – Kepala Diinas Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengingatkan pelajar agar tidak sembarangan menggunaan media sosial.
Menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, hingga konten penipuan dapat berujung pada jeratan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), meski pelakunya masih berstatus pelajar.
Pesan itu disampaikan Teguh saat menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Tanjungpinang, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, internet memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan karena memudahkan siswa mengakses berbagai referensi pembelajaran.
“Internet memberikan banyak manfaat. Anak-anak bisa mengerjakan tugas sekolah karena terkoneksi dengan smartphone yang menjadi perpustakaan. Banyak informasi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan,” ucapnya.
Namun, ia mengingatkan kemudahan tersebut harus diimbangi dengan literasi digital yang baik. Pelajar diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
“Jangan beranggapan karena masih pelajar atau belum cukup umur tidak bisa terjerat hukum. Penyebaran informasi yang tidak benar, termasuk ikut membagikannya, juga bisa menimbulkan konsekuensi hukum,” tegasnya.
Selain hoaks, Teguh juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat dimanfaatkan untuk belajar, tetapi juga berpotensi disalahgunakan untuk memanipulasi foto maupun membuat konten yang merugikan orang lain.
“Pahami UU ITE agar kita terlindungi dan tidak terjerat hukum. Internet dan gawai hanyalah alat, kita yang mengatur untuk apa digunakan, jangan sampai justru kita yang dimanfaatkan oleh alat,” katanya.
Ketua Panitia MPLS SMKN 1 Tanjungpinang, Said Thaha Ghafara, mengatakan edukasi digital sengaja diberikan karena pelajar hidup di era teknologi yang penuh tantangan.
“Kami mengundang Kominfo agar anak-anak mendapat edukasi dari ahlinya. Harapannya mereka tidak salah menggunakan informasi maupun media sosial,” tambahnya.












