Jumlah Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Turun Drastis

Para wisatawan saat datang ke Tanjungpinang melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura

TANJUNGPINANG, MR – Sejak masalah virus corona menjadi perhatian banyak negara dan sudah banyak memakan korban di Tiongkok, pengamanan di pintu masuk negara semakin ketat yang menyebabkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Singapura atau Malaysia ke Tanjugpinang mengalami penurunan.

Sekira pukul 11.00 WIB di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang penumpang yang datang dari Singapura hanya 14 orang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Irwanto Suhaili mengakui sejak virus corona mewabah di Tiongkok, jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) dari Singapura ke Tanjungpinang mengalami penurunan.

“Memang betul semakin sepi, sejak virus corona mewabah,” katanya Kamis (6/2).

Irwanto menyebutkan, pada hari biasa penumpang kapal dari Singapura dan Malaysia biasanya mencapai 50-60 penumpang, namun sekarang menurun drastis hingga 25 orang bahkan 14 orang.

Wisman Tiongkok yang datang melalui Singapura sudah tidak ada, walaupun ada, itu merupakan warga Tiongkok yang sudah lama tingga di Indonesia.

“Warga Tiongkok lokal masih ada, tapi kalau dari Tingkok sana tidak ada lagi,” sebutnya.

Lanjutnya, alasan kenapa tidak ada lagi warga Tiongkok ke Singapura kemudian ke Tanjungpinang dikarenakan pengawasan di Singapura sangat ketat, sehingga yang berwisata ke Tanjungpinang merupakan Wisman dari negara lain.

“Seperti warga negara Australia, Singapura, Malaysia masib ada,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin keluar negeri seperti Singapura dan Malaysia, kata Irwanto pihaknya tidak bisa melarang dan tidak dipermasalahkan yang penting saat melakukan perjalanan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.

Ia berharap masalah virus corona itu segera bisa diperbaiki dan pulih kembali, sehingga Wisman yang ingin datang ke Tanjungpinang tidak khawatir lagi.

“Hingga saat ini Tanjungpinang masih aman dari virus itu,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *