Kebijakan Ekonomi Pusat Akan Jadikan Kepri Kaya

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Anggota DPR RI Dapail Kepri, Ansar Ahmad.

Bintan, MR- Berbagai kebijakan ekonomi kini sedang di kaji oleh pemerintah pusat dan akan dilaksanakan di Kepri yang nantinya akan membuat provinsi Kepri menjadi kaya.

Sejumlah kebijakan tersebut diantaranya, menyatukan wilayah FTZ Batam, Bintan dan Karimun, mendorong realisasi jembatan penghubung Batam- Bintan, serta percepatan pembangunan Natuna.

Angin segar berbagai kebijakan ekonomi yang nantinya akan menjadikan meningkatkan kesejahteraan ( Menjadikan kepri kaya) disampaikan oleh anggota DPR RI yang juga ketua DPD Golkar Kepri Ansar Ahmad pada acara konsolidasi partai Golkar Kepri yang dihadiri ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto beserta sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, di Hotel Nirwana Garden, Lagoi, Bintan, jumat (31/1) malam.

“Saya setiap bertemu secara individu, dalam rapat Golkar di Jakarta, pak ketua umum selalu sampaikan ke saya, “Pak Ansar, saya akan buat Kepri itu kaya, insyaallah. Batam, Bintan dan Karimun akan saya satukan” ucap Ansar menirukan perkataan Menko Perekonomian.

Ansar juga berharap FTZ Batam, Bintan dan Karimun bisa Menyeluruh serta jika pembangunan jembatan Batam-Bintan direalisasikan, Presiden Joko widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menejadi Icon Jembatan Penghubung tersebut.

“Kalau boleh biarlah ketum menjadi icon jembatan Batam-Bintan bersama Presdien Joko Widodo, Biar menjadi kenangan masyarakat Indonesia dan Kepri” harap Ansar.

Senada dengan yang disampaikan Ansar Ahmad, dalam pidatonya di hadapan ribuan kader Golkar Kepri, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan saat ini sedang mengkaji berbagai kebijakan pembangunan ekonomi di Kepri salah satunya penyatuan FTZ Batam, Bintan dan Karimun serta Tanjungpinang.

“Kebetulan kami menjalankan amanat bapak Presiden, yaitu membuat FTZ ini kita konsolidasikan Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang menjadi satu, dan dewan kawasannya kebetulan Menko Prekonomian” ujar Airlangga.

Dalam kunjungan selama dua hari di Kepri, Menko Perekonomian melakukan berbagai pertemuan dan pembicaraan dengan berbagai pihak termasuk mitra dari seingapura. Pertemuan tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden Jokowi, yang ditindaklanjuti dengan tugas dari Presiden untuk merevitalisasi investasi di Batam, Bintan dan Karimun, serta meningkatkan kunjungan wisata di Batam, Bintan dan Karimun.

Pengembangan industri baru juga akan dilakukan di kepri seperti Aerospace Center, pengembangan kawasan Resort, industri MRO (maintenance, repair and overhaul)  yang berbasis industri Dirgantara, industri Kesehatan, serta Pendidikan dengan dibangunnya Universitas Internasional di Kawasan ekonomi khusus/ FTZ. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *