Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus mendorong percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pembahasan Kampung Nelayan Merah Putih yang digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (04/6/2026).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Said Sudrajat, mengatakan pihaknya telah mengusulkan sebanyak 113 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih kepada pemerintah pusat.
“Dari data rekap terakhir, kita mengusulkan 113 lokasi. Alhamdulillah, tiga sudah terbangun, kemudian ada yang sedang dalam progres pembangunan di Batam dan Natuna. Sebanyak 32 lokasi lainnya insyaallah sudah diterima dengan data yang valid dan semoga masuk dalam SK Menteri untuk dilakukan survei topografis,” katanya.
Ia menjelaskan, survei topografis dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum penyusunan dokumen perencanaan pembangunan.
Salah satu kawasan yang telah terbangun berada di Tanjung Banun, Batam, dengan luas sekitar satu hektare dan dilengkapi 12 fasilitas pendukung nelayan.
Menurutnya, konsep Kampung Nelayan Merah Putih terdiri dari Hub Aktivitas Perikanan (HAP) sebagai pusat utama dan kawasan penyangga yang berfungsi mendukung distribusi hasil tangkapan nelayan.
“Hasil tangkapan nelayan dari kawasan penyangga nantinya akan disuplai ke fasilitas utama di HAP untuk diolah. Pengelolaannya bisa dilakukan melalui koperasi nelayan yang berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menegaskan program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
“Minimal seluruh fasilitas nelayan tersedia, mulai dari pabrik es, dermaga hingga sentra distribusi ikan. HAP ini nantinya kita dorong menjadi pusat pengumpulan dan distribusi ikan yang terintegrasi dengan dunia usaha,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan menyiapkan program pembinaan dan pelatihan bagi nelayan agar Kampung Nelayan Merah Putih mampu berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang berkelanjutan di wilayah pesisir Kepri.
“Yang jelas bukan sekadar membangun kampung nelayan. Tahap berikutnya adalah memastikan kampung yang dibangun benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat nelayan,” tegasnya.












