
Tanjungpinang, MR – Salah satu mantan narapidana (Napi) atau Warga Binaan Pemasyaakatan (WBP) di Kota Tanjungpinang menciptakan aplikasi ojek online (Ojol) bernama “Mapijek” yang siap bersaing.
Hermansyah alias Ambon, pendiri Mapijek menceritakan awal memiliki ide untuk menciptakan aplikasi ojek online tersebut, setelah melihat dan mendengarkan keresahan dan keluhan teman-teman mantan Napi lainnya.
“Setelah para Napi menyelesaikan masa binaanya di Lapas maupun Rutan. Mereka sampaikan sangat sulit mendapatkan pekerjaan, karena telah mengantongi stigma sebagai mantan narapidana,” ujar Hermansyah saat ditemui, Selasa (1/8/2023).
Setelah mendapatkan ide tersebut, kata Hermansyah, dirinya berdiskusi dengan salah satu Pembimbing Kemasyarakatan, Virza Octa K yang merupakan pegawai dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpinang.
“Beliau sangat men-support atas ide yang saya sampaikan dan sangat membantu dalam proses pembentukan Mapijek ini. Dan saya memberanikan diri bersama teman-teman mantan Napi lainnya untuk menciptakan Mapijek,” teranagnya.
Hermansyan yang juga telah selesai menjalani masa binaan di Lapas karena tersandung kasus penyalahgunaan narkotika ini, menjelaskan untuk pengelola dan kurir Mapijek adalah mantan narapidana yang berdomisili di Tanjungpinang.
“Saya pastikan meskipun mantan Napi, dalam menjalani pekerjaan ini sangat aman, nyaman, dan jangan takut. Karena kami punya moto, Perjalalan Baru Kesempatan Kedua,” ujarnya.
Basecamp saat ini di Kedai Kopi Pak Man, di sebelah Rumah Makan Sederhana Batu IX, Tanjungpinang Timur.
“Saat ini ada 6 orang driver Mapijek yang siap memberikan pelayanan kepada konsumen, mereka adalah orang-orang yang bersemangat dalam merubah stigma dan akan bekerja dengan baik,” sambung Hermansyah.
Mapijek Mulai Beroperasi 1 Agustus 2023
Dikatakan Hermansyah, Mapijek mulai beroperasi Selasa 1 Agustus 2023 ini. Bedanya Mapijek dengan jasa kurir lain adalah selain para kurirnya mantan narapaidana, mereka juga sangat hafal dengan area jalanan yang ada di Tanjungpinang.
Mantan narapidana, mereka adalah yang telah menjalani hukuman. Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, beri kesempatan kepada mereka yang ingin merubah perekonomian keluarganya.
“Menurut saya, tidak ada salahnya membantua orang-orang yang berubah menjadi lebih baik. Untuk calon konsumen pengguna jasa kurir Mapijek, tenang saja dan jangan takut, aman kok,” pungkasnya.
Yuk diorder, untuk ongkirnya, 0-1 KM pertama itu Rp.5000 dan KM selanjutnya itu ditambah Rp.3500 tapi tenang saja, Mapijek pasti berikan diskon untuk pelanggan setia.
“Untuk saat ini baru bisa diakses melalui Instagram @mapijektanjungpinang, sedangkan untuk aplikasi di Android akan segera hadir,” tutupnya.
Penulis/Editor: Rico Barino






