Lis Darmansyah: Sampah Bukan Masalah, tapi Potensi Ekonomi jika Dikelola dengan Benar

Tanjungpinang,mejaredaksi – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan bahwa sampah tidak seharusnya dipandang sebagai persoalan lingkungan semata.

Dengan pengelolaan yang tepat, sampah justru dapat menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus mendukung terwujudnya kota yang bersih dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Lis saat membuka kegiatan Peningkatan Pengelolaan Bank Sampah dan Lomba Daur Ulang Sampah yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi para pengelola dan penggiat bank sampah yang dinilai telah berkontribusi mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan berbagai produk daur ulang yang memiliki nilai jual.

“Saya mengapresiasi kerja keras para pengelola bank sampah di Kota Tanjungpinang. Produk hasil daur ulang yang dihasilkan saat ini sudah menjadi barang bernilai tinggi, layak jual, dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Ia menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Ia menjelaskan, sampah pada dasarnya terbagi menjadi tiga jenis, yakni sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos, sampah nonorganik yang bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi melalui bank sampah.

“Pengelolaan sampah harus tepat sejak dari sumbernya. Jika dipilah dan diolah dengan benar, sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi justru menjadi potensi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan memperkuat pembinaan bank sampah di seluruh wilayah.

Ia menuturkan, kegiatan peningkatan pengelolaan bank sampah dan lomba daur ulang menjadi bagian dari strategi DLH dalam mendorong keterlibatan masyarakat mengelola sampah secara berkelanjutan.

“Arahan Bapak Wali Kota menjadi motivasi bagi kami di DLH untuk terus memperkuat pembinaan bank sampah, meningkatkan edukasi pemilahan sampah, serta mendorong inovasi produk daur ulang yang bernilai ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, DLH Kota Tanjungpinang akan terus melakukan pendampingan, pelatihan, dan evaluasi terhadap bank sampah agar pengelolaannya semakin profesional dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus menindaklanjuti kebijakan dan visi Wali Kota dalam mewujudkan Kota Tanjungpinang yang bersih, asri, dan berwawasan lingkungan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” tutup