Tanjungpinang, mejaredaksi – Perolehan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, masih jauh dari target. Hingga akhir September 2025, realisasi penerimaan pajak di Samsat setempat baru menyentuh angka 60 persen dari target sebesar Rp4,2 Miliar.
Dengan sisa waktu hanya tiga bulan, Samsat Tanjungpinang kini harus berpacu dengan waktu untuk mengejar kekurangan sekitar Rp1,6 Miliar. Target yang masih terlampau jauh ini memaksa pihak Samsat mengambil langkah agresif sekaligus persuasif.
Kasi Penerimaan dan Penetapan Samsat Tanjungpinang, Nurfasanti, mengklaim bahwa pihaknya optimistis target tersebut masih dapat dicapai.
Strategi yang ini dijalankan adalah intensifikasi razia penunggak pajak di jalanan dan memanfaatkan Program Pemutihan yang berlangsung hingga 15 November mendatang.
“Kita terus berupaya agar target ini tercapai. Selain intensif melakukan penindakan di lapangan, kita juga manfaatkan momentum pemutihan pajak hingga pertengahan November,” ujar Nurfasanti, Jumat (3/10/2025).
Langkah agresif ini sudah mulai membuahkan hasil. Dalam razia yang digelar sehari sebelumnya di sejumlah titik Kota Tanjungpinang, sebanyak 69 kendaraan teridentifikasi menunggak pajak, terdiri dari 48 sepeda motor dan 21 kendaraan roda empat.
“Dari 69 kendaraan yang terjaring, 38 di antaranya langsung melakukan pembayaran pajak di lokasi. Total penerimaan dari penindakan ini mencapai Rp24,5 juta dalam sehari,” tambahnya.
Selain penindakan, Samsat Tanjungpinang juga mengedepankan pendekatan persuasif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Nurfasanti menjelaskan bahwa pihaknya memberikan berbagai voucher gratis dan hadiah menarik sebagai insentif bagi wajib pajak.
Upaya ini bukan hanya untuk mengejar sisa target Rp1,6 Miliar, tetapi juga untuk menanamkan pentingnya kesadaran membayar pajak sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pembangunan daerah.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan (Pemutihan) ini. Pembayaran pajak tepat waktu adalah bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah,” tutupnya.











