Tanjungpinang, mejaredaksi – Menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Kepulauan Riau (Kepri) meningkatkan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat Kristiani. Melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta), patroli pengamanan dilaksanakan di sejumlah gereja di Kota Batam, Sabtu (20/12/2025).
Patroli ini menjadi bagian dari Operasi Lilin Seligi 2025, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di tengah momentum hari besar keagamaan.
Sejumlah gereja dengan jumlah jemaat besar menjadi sasaran pengamanan, antara lain Gereja Batak Karo Protestan Batam Kota dengan sekitar 450 jemaat, Gereja House of Mercy yang dihadiri 150 jemaat, serta GBI Altar Tabernakel Batam Kota dengan sekitar 1.000 jemaat.
Patroli juga menyasar Gereja HKBP Lubuk Baja Batam yang menampung sekitar 3.500 jemaat dan Gereja Katolik Paroki Santo Petrus Lubuk Baja dengan jumlah jemaat mencapai 4.000 orang.
Dalam pelaksanaannya, personel Polda Kepri melakukan pemantauan situasi kamtibmas, berkoordinasi langsung dengan pendeta dan romo, serta memberikan imbauan keamanan guna mengantisipasi potensi gangguan selama rangkaian ibadah Natal. Pendekatan humanis menjadi kunci, agar jemaat dapat beribadah dengan tenang—tanpa drama, apalagi sirene yang tak perlu.
“Masyarakat bisa memanfaatkan Call Center 110 atau Polri Super Apps jika membutuhkan bantuan kepolisian, informasi peta kerawanan, maupun ingin menyampaikan pengaduan,” imbau Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik Natal dan merayakan Tahun Baru agar menitipkan kendaraan atau barang berharga di polsek atau polres terdekat.
Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk mencegah tindak kriminalitas dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman, nyaman, dan kondusif sepanjang libur akhir tahun.






