Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah dan aparat keamanan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman dan kondusif. Sebanyak 291 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, SAR, hingga organisasi kemasyarakatan dikerahkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama momen Nataru.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Seligi 2025, yang tak hanya berfokus pada tempat ibadah, tetapi juga pada titik-titik strategis pergerakan masyarakat. Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) menjadi prioritas utama seiring meningkatnya mobilitas penumpang.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi menjelaskan bahwa pengamanan dirancang menyeluruh, mencakup gereja, lokasi wisata, hingga jalur mudik dan arus balik.
“Fokus sasaran pengamanan berada di gereja, tempat wisata, serta arus mudik di pelabuhan dan bandara,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk mendukung kelancaran tugas, aparat telah menyiapkan empat pos pelayanan dan pengamanan dengan sistem penempatan personel terpadu.
Selain itu, Polresta Tanjungpinang juga mendirikan dapur umum sebagai langkah antisipasi jika terjadi bencana alam selama periode libur panjang. Sementara itu, seluruh gereja akan menjalani proses sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah Natal.
“Total ada 45 gereja yang akan dijaga personel. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman teror, agar umat dapat beribadah dengan tenang,” pungkas Hamam.
Dengan kesiapsiagaan ini, masyarakat dan wisatawan diharapkan dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru di Tanjungpinang dengan rasa aman dan nyaman.









