Panglima TNI Bagikan 800 Paket Sembako Buat Warga di Penyengat Tanjungpinang

Panglima TNI, Jendral Agus Subiyanto membagikan 800 paket semabko kepada warga Tanjungpinang yang ada di Pulau Penyengat (Ismail)

Tanjungpinang, mejaredaksi – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto membagikan 800 paket sembako buat masyarakat Tanjungpinang. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Penyengat.

Sebelum membagikan sembako, Panglima TNI menyempatkan diri untuk mendatangi sejumlah cagar budaya yang ada di Pulau Penyengat.

Bahkan, ia bersama sang istri dan jajarannya mencicipi makanan khas yang ada di Pulau Penyengat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, mengatakan kunjungan ia ke Tanjungpinang untuk melakukan beberapa kegiatan. Dari peresmian flat untuk perwira khususnya untuk satuan Kogabwilhan I.

Kemudian dilanjutkan dengan penerimaan gelar adat dan pembagian 800 paket sembako untuk masyarakat di Pulau Penyengat.

“Selain itu juga berkeliling situs sejarah yang ada di Pulau Penyengat,” kata Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Menurut Jenderal Agus, Pulau Penyengat memiliki sejarah yang patut dijaga karena mempunyai nilai sejarah bagi Indonesia sebab menjadi tempat asal mula bahasa Indonesia.

“Bahasa Indonesia itu dulu di sini dan menjadi bahasa nasional,” ungkapnya.

Selain itu, kata Panglima TNI pariwisata di Penyengat sudah sangat bagus karena sudah di desain oleh Gubernur Kepri menjadi tempat wisata, seperti jalan dan lampunya telah ditata rapi. “Jadi kita wisatanya bisa siang ataupun malam,” tambahnya.

Selain itu masyarakat Penyengat yang memiliki usaha juga bisa menjual produk rumahan untuk dijual kepada wisatawan yang datang berwisata, sehingga perekonomian masyarakat juga akan terangkat.

“Akhir pekan itu wisatawan dari Singapura dan Malaysia banyak yang berkunjung ke sini,” ujarnya.

Sementara menurut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan untuk menambah daya tariknya Pulau Penyengat itu akan dibangun tugu bahasa Indonesia.

Dalam musrenbang nasional juga sudah disampaikan dan dibutuhkan biaya sekitar Rp 90 miliar.  Sekitar Rp 25 dari pemprov dan 65 miliar dari APBN.

“Nanti tingginya sekitar 60 meter dan desain nya sudah dan detailnya sedang diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” pungkasnya

Penulis: Ismail
Editor: Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *