
Dabo, mejaredaksi – Panitia Khusus (Pansus) PDAM DPRD Kabupaten Lingga melakukan peninjauan lapangan dalam rangka menginventarisir permasalahan suplai air bersih ke masyarakat.
Dalam tinjauan ke lapangan pada Selasa (28/11/2023), Tim Pansus DPRD Lingga turun meninjau keadaan Perumda Air Minum Tirta Lingga. Tim Pansus PDAM terdiri dari Yanuar, Said Trizwanda, Alpio Diaz, dan juga turut hadir anggota di luar Pansus, yakni Simarito.
Tinjauan terkait keluhan masyarakat terhadap suplai air bersih, menyusul diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) terkait PDAM.
“Kami dari anggota DPRD Lingga, khususnya dari Pansus PDAM baru saja melakukan proses pembuatan Perda. Dan hari ini kami sudah melakukan studi banding di wilayah PDAM,” kata Yanuar.
Dipengaruhi Kemarau dan Pipa Bocor
Yanuar menjelaskan, tidak maksimalnya suplai air ke masyarakat dipengaruhi beberapa hal. Selain musim panas, terkendalanya suplai air juga dipengaruhi kondisi perpipaan yang ada.
“Banyak pipa yang bocor dan dilakukan perbaikan,” tambah Yanuar.
Ia menyebut kondisi itu dipengaruhi oleh jaringan pipa yang memang telah berusia tua, dibangun pada 1971.
Menurutnya, 65 persen dari pengaduan masyarakat terkait kurang maksimalnya pelayanan suplai air bersih. Hal ini diyakini Yanuar disebabkan ketidaktahuan masyarakat mengenai kondisi perpipaan serta
faktor cuaca.
Yanuar menekankan jika pada tahun 2023 ini, Pemkab Lingga bersama PDAM, DPRD, dan Balai Wilayah Sungai telah melakukan perbaikan. Pembangunan jaringan pipa baru akan dilaksanakan di tahun 2024 mendatang.
Penyertaan Modal
Selain itu, DPRD Lingga melalui Pansus PDAM disebut Yanuar tengah menggesa Perda Penyertaan modal sehingga bisa diterapkan pada tahun 2024 atau 2025 mendatang.
“PDAM membutuhkan penyertaan modal,” ujarnya menjelaskan alasan digesa nya Perda tersebut.
Dibuatnya Perda itu dia katakan mengingat penyertaan model oleh pemerintah daerah sejauh ini terbatas dalam bentuk aset.
“Sedangkan untuk jumlah pelanggan saat ini sudah mencapai angka sekitar enam ribu pelanggan,” tutupnya. (*)
Penulis: Apriandy
Editor: Andri






