
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan membatasi pembelian beras SPHP, di setiap gerakan pasar murah, maupun gerakan pangan murah.
Hal tersebut lantaran banyak warga yang mengeluhkan, lantaran tidak mendapatkan beras SPHP yang dijual di dua tempat tersebut.
Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan mengatakan, pihaknya akan membatasi pembelian beras tersebut.
Hal ini, kata Hasan bertujuan agar semua masyarakat dapat membeli beras yang harganya lumayan murah tersebut.
“Kita tidak mau mereka beli dengan jumlah yang lebih. Makanya tadi warganya datang banyak jadi tidak ada batasan. Nanti kita akan terapkan pembatasan,” kata Hasan, Kamis (7/3).
Hasan menambahkan, gerakan pangan murah ini akan dilakukan sebanyak empat sampai lima kali, jelang bulan ramadan.
“Program kebutuhan pokok yang di jual dengan harga yang murah bakal dilaksanakan 4 sampai 5 kali jelang datangnya bulan ramadan,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful







