Jakarta,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mendapat apresiasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas kinerja dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa di daerah.
Apresiasi tersebut berupa penghargaan Provinsi dengan Kinerja penuh yang diterima oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Kinerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) 2026 di Plaza Gedung LKPP, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Penghargaan itu diberikan karena Pemprov Kepri dinilai aktif dalam mendorong tata kelola pengadaan yang proaktif, termasuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada UKPBJ di tujuh kabupaten/kota.
Bagi Kepri, penghargaan tersebut menjadi capaian penting mengingat kondisi wilayah yang terdiri dari pulau-pulau dan memiliki sejumlah kawasan perbatasan.
Pengadaan yang dikelola dengan baik dinilai dapat membantu memastikan penggunaan anggaran pemerintah lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam Rakor UKPBJ 2026 yang mengangkat tema “Pengadaan Tanpa Batas”, Kepala LKPP Sarah Sadiqa mengatakan paradigma pengadaan pemerintah kini tidak cukup hanya berfokus pada kepatuhan administratif.
“Transformasi tersebut perlu didorong melalui kolaborasi, inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dengan tetap berlandaskan integritas, transparansi, akuntabilitas serta kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya.
Kepri tercatat sebagai satu dari lima provinsi yang memperoleh apresiasi karena berperan dalam membantu UKPBJ kabupaten/kota mencapai tingkat kematangan proaktif.
Nyanyang menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemprov Kepri untuk memperbaiki kualitas pengadaan secara berkelanjutan.
“Terima kasih kepada LKPP atas penghargaan yang diberikan kepada Provinsi Kepulauan Riau. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola pengadaan barang dan jasa di daerah,” ujar Nyanyang.
Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong tujuh pemerintah kabupaten dan kota di Kepri meningkatkan kualitas pengadaan masing-masing.
“Kita berharap prestasi ini tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi juga menular kepada tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau,” ungkapnya.






