
Tanjungpinang, mejaredaksi – Sebanyak 1.965 pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang menerima bantuan modal total Rp 1,965 miliar, yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (20/9/2024).
Upaya mendukung pelaku UMKM dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-22 Provinsi Kepri, yang mana setiap pelaku UMKM yang telah diverifikasi menerima bantuan sebesar Rp 1 juta.
Distribusi bantuan ini mencakup Kecamatan Bukit Bestari dengan 535 penerima, Kecamatan Tanjungpinang Timur dengan 460 penerima, Kecamatan Tanjungpinang Barat dengan 397 penerima, dan Kecamatan Tanjungpinang Kota dengan 573 penerima.
Gubernur Ansar Ahmad menatakan pentingnya peran UMKM dalam menopang ekonomi, terutama selama pandemi COVID-19.
“UMKM adalah penyelamat ekonomi negara ketika menghadapi turbulensi global. Mereka telah menunjukkan daya tahan yang luar biasa,” ujarnya.

Bantuan permodalan ini bersumber dari dana aspirasi anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua, yang secara aktif mendengarkan kebutuhan masyarakat saat reses.
“Proses verifikasi dilakukan dengan ketat, hingga mendatangi rumah-rumah UMKM untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” tambahnya.
Pemprov Kepri tidak hanya berhenti di bantuan modal. Melalui berbagai program strategis, termasuk Bantuan Modal Usaha Subsidi 0% bersama BRK Syariah, Pemprov telah menyalurkan Rp 30,411 miliar untuk 1.398 UMKM sejak November 2021.
Selain itu, ada program peningkatan kapasitas SDM, di mana 1.269 pelaku usaha telah mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan mereka pada tahun 2023.
Pemprov juga memberikan bantuan peralatan usaha, seperti gerobak dan peralatan memasak, serta program pendampingan yang melibatkan 27 tenaga pendamping UMKM. Program ini mencakup layanan legalitas, keuangan, pemasaran, digitalisasi, dan bahkan bantuan hukum.
Dalam upaya mendigitalkan UMKM, Gubernur Ansar menyebutkan keberhasilan 597 pelaku UMKM berkompetisi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah pada tahun 2023.
Hingga saat ini, 522 pelaku UMKM telah menyelesaikan 18.821 paket dari total 19.686 paket yang ditargetkan.
Gubernur Ansar berharap pelaku UMKM di Kepri terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mari kita syukuri bantuan ini dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan usaha kita,” pungkasnya.
Editor: Andri






