Pemprov Kepri Suntik Rp5 Miliar ke BUMD Baru, Taktik Jitu Kejar PI Migas Natuna dan PAD

Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau mengambil langkah strategis dengan menyuntikkan modal Rp5 miliar kepada BUMD PT Energi Kepri (Perseroda).

Dana dari APBD Perubahan 2025 ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi vital untuk mengejar target ambisius: mendapatkan Partisipasi Interes (PI) 10% dari hasil produksi minyak dan gas (migas) di perairan Natuna dan Anambas.

Investasi ini menjadi kunci bagi PT Energi Kepri yang baru saja membentuk direksi. Modal operasional ini akan digunakan untuk melakukan kajian mendalam (due diligence) terhadap perusahaan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Kajian ini, yang melibatkan konsultan ahli, sangat krusial untuk memastikan potensi pendapatan yang optimal bagi daerah dari sektor migas.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kepri, Luki Zaiman Prawira, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya Pemprov untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pembentukan PT Energi Kepri ini juga bertujuan mendongkrak pendapatan asli daerah, terutama di sektor migas,” ujarnya.

Dengan target dua perusahaan KKKS yang akan beroperasi pada tahun 2027, investasi ini menjadi krusial. Setelah berhasil mendapatkan PI 10%, PT Energi Kepri diharapkan dapat mandiri secara finansial dan tidak lagi bergantung pada APBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *